Kode registrasi BPOM sebagai acuan legalitas produk kosmetik yang beredar dipasaran. Setiap produk kosmetik yang dipasarkan wajib memiliki nomor registrasi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan . Nomor sebagai indikasi jika produk sudah masuk dalam data pengawasan pemerintah sebelum dipasarkan kepada masyarakat.
Salah satu kode yang ada pada kemasan kosmetik yakni (90)NA18221301526. Kode sebagai identitas produk pada sistem BPOM sehingga konsumen dapat memastikan status legalitasnya. Dengan memeriksa nomor registrasi bpom, kalian akan bisa cek informasi mengenai nama produk, perusahaan pendaftar, hingga produsen dari produk tersebut.
untuk pengecekan yang di lakukan bisa membantu masyarakat menghindari produk ilegal yang tidak memiliki izin edar. Oleh sebab itu, setiap pembelian kosmetik sebaiknya selalu di imbangin dengan cek nomor BPOM yang ada pada kemasan.
Nomor Registrasi BPOM (90)NA18221301526
Nomor registrasi kosmetik memiliki format khusus yang diterbitkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan. Format memuat kode huruf serta rangkaian angka sebagai id produk.
Kode NA pada Registrasi Kosmetik
Pada nomor (90)NA18221301526, terdapat huruf NA yang digunakan untuk produk kosmetik. Huruf yang menejlaskan jika produk termasuk kategori kosmetik impor yang telah memperoleh izin edar dari BPOM.
angka setelah kode NA memiliki maksud sebagai identifikasi unik dalam data BPOM. Setiap produk memperoleh nomor berbeda sehingga tidak terjadi duplikasi dalam data pengawasan.
Fungsi Nomor Registrasi bagi Konsumen
Nomor registrasi BPOM memiliki beberapa fungsi penting bagi konsumen:
- Membuktikan produk telah mendapat izin edar dari BPOM
- Membantu masyarakat memastikan keaslian produk
- Menjadi referensi saat melakukan verifikasi pada situs BPOM
- Menghindari penggunaan kosmetik ilegal
Ketika kode (90)NA18221301526 disitud bpom jika sudah masuk dalam data resmi BPOM, informasi produk dapat ditampilkan melalui layanan situs resmi BPOM.
Produk dengan Nomor BPOM (90)NA18221301526
Identitas produk yang memiliki nomor BPOM dapat dilihat di halaman verifikasi produk BPOM. Data yang ada biasanya mencakup nama produk, kategori kosmetik, hingga perusahaan yang mendaftarkan produk tersebut.
Nama Produk

Nama produk akan pertama yang muncul setelah memasukkan nomor registrasi (90)NA18221301526 pada layanan cek BPOM. Nama tersebut digunakan sebagai identitas yang tercantum pada kemasan kosmetik.
Data tersebut memudahkan masyarakat mencocokkan antara nomor BPOM pada kemasan dengan informasi yang sudah masuk dalam database resmi BPOM sebagai berikut.
| Informasi | Detail Produk |
|---|---|
| Nomor Registrasi | NA18221301526 |
| Tanggal Terbit | 2022-09-27 |
| Nama Produk | 02 Lipmatte Peach |
| Merk | RYK SKINCARE |
| Kemasan | Case, Dus 2 g, Case, Dus 2.5 g, Case, Dus 3 g, Case, Dus 4 g, Case, Dus 5 g, Case, Dus 6 g |
| Pendaftar | CITRA KOSMETIKA INDUSTRI, PT |
| Industri Kosmetika | CITRA KOSMETIKA INDUSTRI, PT |
| Alamat Industri | Jl. Kampung Utan Rt.001/004, No. 76, Desa Cibuntu, Cibitung, Kab Bekasi, Jawa Barat, INDONESIA |
| Jenis Layanan | Notifikasi Kosmetika |
| Unit Kerja BPOM | Direktorat Registrasi Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik |
| Status Data | Verified Data |
Jenis dan Kategori Produk
Selain nama produk, halaman verifikasi BPOM juga menampilkan kategori produk kosmetik. Kategori tersebut dapat berupa:
- Produk perawatan kulit
- Produk perawatan rambut
- Produk kosmetik dekoratif
- Produk pembersih wajah
Kategori tersebut membantu konsumen memahami dasar produk sebelum digunakan.
Status Izin Edar Produk
Status izin edar menunjukkan apakah produk masih berlaku atau tidak. Informasi tersebut dapat dilihat setelah memasukkan kode (90)NA18221301526 pada layanan verifikasi BPOM.
Nomor Registrasi BPOM
Nomor registrasi yang digunakan dalam contoh tersebut adalah:
- (90)NA18221301526
Kode tersebut menjadi identitas produk dalam pengawasan BPOM.
Status Registrasi
Status registrasi biasanya menampilkan informasi seperti:
- Produk masih berlaku
- Produk sudah masuk dalam database BPOM
- Produk memiliki izin edar
Informasi tersebut menjadi indikator bahwa produk dapat dipasarkan secara legal di Indonesia.
Klaim Produk yang Terdaftar
Produk kosmetik dapat mencantumkan klaim manfaat selama klaim tersebut sesuai dengan ketentuan BPOM. Klaim yang tercantum saat pendaftaran produk akan ada pada data situs.
Contoh klaim yang biasanya muncul pada produk kosmetik antara lain:
- Membantu membersihkan kulit
- Menjaga kelembapan kulit
- Membantu merawat kesehatan rambut
- Menyegarkan kulit wajah
BPOM tidak memperbolehkan klaim yang mengarah pada pengobatan penyakit karena kosmetik hanya digunakan untuk perawatan luar.
Oleh sebab itu, setiap klaim yang tercantum pada produk harus mengikuti ketentuan yang berlaku dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia.
Perusahaan Pendaftar Produk
Data BPOM juga menampilkan tentang perusahaan yang mendaftarkan produk kosmetik tersebut. Informasi tersebut memuat nama perusahaan serta lokasi perusahaan.
Nama Perusahaan
Nama perusahaan pendaftar merupakan pihak yang mengajukan registrasi produk kepada BPOM. Perusahaan tersebut bertanggung jawab terhadap keamanan produk yang dipasarkan.
- Importir produk kosmetik
- Distributor resmi
- Pemilik merek
Nama perusahaan tersebut sudah masuk dalam data BPOM saat registrasi produk dilakukan.
Produsen Produk
Produsen merupakan pihak yang memproduksi produk kosmetik. Informasi produsen dapat dicek lewat:
- Nama pabrik
- Negara asal produksi
- Alamat produsen
Jika produk kosmetik impor, maka produsen dapat berasal dari luar Indonesia. Sementara perusahaan pendaftar berada di Indonesia sebagai pemegang izin edar.
Distributor Produk
Distributor merupakan pihak yang menyalurkan produk ke pasar. Peran distributor meliputi sebagai berikut:
- Menyediakan produk di toko atau marketplace
- Menyalurkan produk ke retailer
- Mengelola distribusi produk di wilayah Indonesia
Distributor biasanya bekerja sama dengan pemegang izin edar untuk memasarkan produk.
Pemilik Merek Produk
Dalam beberapa data BPOM, informasi pemilik merek juga dapat ditemukan. Pemilik merek merupakan pihak yang memiliki hak terhadap brand produk tersebut.
Pemilik merek dapat berupa dibawah ini:
- Perusahaan kosmetik internasional
- Perusahaan lokal yang memproduksi kosmetik
- Perusahaan yang memegang lisensi merek tertentu
Hubungan antara pemilik merek, produsen, serta perusahaan pendaftar membentuk rantai distribusi produk sebelum sampai ke konsumen.
Cara Cek kode registrasi pada Situs BPOM
untuk cek nomor BPOM dapat dilakukan via situs resmi BPOM. Cara yang dapat membantu masyarakat memastikan bahwa produk yang digunakan sudah memiliki izin edar.
- Buka situs resmi cek produk BPOM
- Pilih menu pencarian produk
- Masukkan nomor BPOM NA18221301526
- Klik tombol cari
- Sistem akan menampilkan informasi produk yang sudah masuk dalam data BPOM
Jika data produk ada pada halaman hasil, maka produk tersebut sudah memiliki izin edar.
Cara Cek Menggunakan Aplikasi BPOM Mobile
Selain cek via website, verifikasi juga dapat dilakukan lewat aplikasi BPOM Mobile pada hp.
- Unduh aplikasi BPOM Mobile melalui toko aplikasi
- Buka aplikasi pada hp
- Pilih menu cek produk
- Masukkan nomor BPOM (90)NA18221301526
- Informasi produk akan ditampilkan pada layar hp
Aplikasi tersebut memberikan layanan verifikasi produk secara cepat bagi masyarakat.
Cara Memastikan Produk Sesuai Data BPOM
Setelah data produk tampil di situs bpom, beberapa hal dapat diperiksa untuk memastikan kesesuaian produk:
- Cocokkan nama produk pada kemasan
- Periksa nomor BPOM yang tercantum
- Periksa perusahaan pendaftar produk
- Periksa kategori produk kosmetik
Jika semua data sesuai, maka produk dapat dipastikan sudah memiliki izin edar resmi.
Nomor registrasi (90)NA18221301526 sebagai identifikasi produk yang sudah masuk dalam sistem pengawasan Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. Melalui nomor reg, kalian bisa menemukan informasi produk seperti nama produk, perusahaan pendaftar, produsen, hingga kategori kosmetik.
mengecek nomor BPOM dapat langsung lewat situs resmi BPOM atau aplikasi BPOM Mobile di hp. Cara yang tentunya mudaah bagi kalian untuk memastikan bahwa produk yang digunakan telah memiliki izin keamanan.